Peningkatan Pertumbuhan Shorea balangeran Korth. Di Hutan Kampus Universitas Palangka Raya

  • Esra Riris Sinaga Universitas Palangka Raya
  • J M Rotinsulu
  • P E Putir
Keywords: Belangeran, Lahan Gambut, Pupuk

Abstract

Belangeran (Shorea balangeran Korth.) merupakan tanaman yang habitat tumbuhnya di lahan gambut. Tetapi keberadaan tanaman ini mulai terancam punah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan Shorea balangeran Korth. dengan pemberian pupuk tunggal N, P dan K di Hutan Kampus Universitas Palangka Raya. Diharapkan hasil dari penelitian ini memberikan informasi awal mengenai pertumbuhan Belangeran dengan jenis pupuk yang berbeda sebagai pertimbangan untuk rehabilitasi dilahan gambut.

Pengamatan serta pengumpulan data dilakukan menggunakan metode jalur sedangkan  pemberian pupuk dilakukan dengan metode acak. Objek penelitian anakan Belangeran yang berumur 7 (enam) bulan, dengan 3 (tiga) perlakuan : Urea (P1), SP-36 (P2), dan KCl (P3). Untuk mengevaluasi pertumbuhan, variabel yang diukur, tinggi, diameter dan pertambahan jumlah daun.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan Belangeran pada pengukuran tinggi dan diameter rata-rata dengan pemberian pupuk P (SP-36) 1,26 cm dan 0,044 cm) lebih baik dibandingkan dengan pemberian pupuk Urea (1,18 cm dan 0,033 cm), dan KCl (1,14 cm dan 0,038 cm), demikian pula dengan variabel pertambahan jumlah daun. Dapat disimpulkan bahwa untuk memacu pertumbuhan Belangeran yang ditanam dilapangan lebih baik pertumbuhannya dengan menambahkan unsur Pospor dari pupuk SP-36 dengan dosis tertentu sesuai dengan hasil penelitian. Selain itu dapat menjadi bahan pertimbangan untuk mengembangkan tanaman  Belangeran di lahan gambut.

Published
2018-10-16
How to Cite
Sinaga, E., Rotinsulu, J., & Putir, P. (2018). Peningkatan Pertumbuhan Shorea balangeran Korth. Di Hutan Kampus Universitas Palangka Raya. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), 2(2), 155-164. https://doi.org/https://doi.org/10.36813/jplb.2.2.155-164
Section
Articles