Konsentrasi merkuri pada ikan di perairan laut Sulawesi akibat penambangan emas tradisional Buladu Kabupaten Gorontalo Utara

  • M Mahmud Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • F Lihawa PSLK, Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • B Banteng Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • F Desei Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • Y Saleh PSLK, Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
Keywords: merkuri, ikan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi merkuri pada ikan di perairan Laut Sulawesi akibat Penambangan Emas Tradisional Buladu. Lokasi penelitian  dilakukan di perairan laut di Desa Buladu Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara. Jenis ikan yang dijadikan sampel yakni   jenis-jenis ikan kakap dan kerapu. Pengambilan sampel pada ikan dilakukan secara acak sebanyak 18 sampel. Analisis sampel merkuri pada ikan dilakukan pada laboratorium pembinaan dan pengujian mutu hasil perikanan provinsi Gorontalo dengan menggunakan AAS tanpa nyala. Baku mutu yang dijadikan acuan untuk konsentrasi merkuri pada ikan menggunakan Sk Dirjen POM No: 03725/B/SK/VII/89 sebesar 0,5 mg/kg.  Hasil analisis konsentrasi merkuri pada ikan berkisar 0,3154 – 2,2977 mg/kg. Konsentrasi rata-rata sebesar 1,1882 mg/kg. Hasil analisis ini sudah berada diatas baku mutu yang ditetapkan sebesar 0,5 mg/kg (SK Dirjen POM No: 03725/B/SK/VII/89). Salah satu faktor penyebab tingginya konsentrasi merkuri pada ikan yaitu akibat penambang yang membuang limbah ke sungai dan bermuara ke Laut Sulawesi. Hal ini dapat membahayakan kesehatan masyarakat di Kecamatan Sumalata dan Kabupaten Gorontalo Utara  pada umumnya.

Published
2018-02-26
How to Cite
Mahmud, M., Lihawa, F., Banteng, B., Desei, F., & Saleh, Y. (2018). Konsentrasi merkuri pada ikan di perairan laut Sulawesi akibat penambangan emas tradisional Buladu Kabupaten Gorontalo Utara. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), 1(3), 7-17. https://doi.org/https://doi.org/10.36813/jplb.1.3.7-17
Section
Articles