Uji toksisitas akut (LC50) limbah pengeboran minyak bumi terhadap Daphnia magna

  • Ditta Ayu Anggraini Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Institut Pertanian Bogor, Bogor, Indonesia
  • Hefni Effendi Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, Institut Pertanian Bogor, Bogor, Indonesia
  • Majariana Krisanti Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Institut Pertanian Bogor, Bogor, Indonesia
Keywords: cutting, Daphnia magna, uji toksisitas akut, LC50

Abstract

Kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi dapat menghasilkan limbah yang berpotensi toksik bagi lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung konsentrasi supernatan cutting yang dapat mematikan 50% biota uji dengan waktu pemaparan 96 jam. Percobaan menggunakan wadah kaca untuk menentukan nilai LC50 pada waktu pemaparan 24, 48, 72 dan 96 jam. Kegiatan penelitian dibagi menjadi dua tahapan, yaitu uji pendahuluan dan uji utama. Berdasarkan hasil penelitian, nilai LC50-96 jam dari supernatan cutting sebesar 58.241 ppm. Dengan demikian, sesuai PerMenESDM Nomor 45 Tahun 2006 bahwa limbah minyak bumi tersebut dapat dibuang langsung ke perairan, karena nilai LC50-96 jam >30.000 ppm. Semakin lama D. magna terpapar cutting, semakin banyak bagian tubuh D. magna yang mengalami kerusakan.

Published
2019-04-24
How to Cite
Anggraini, D., Effendi, H., & Krisanti, M. (2019). Uji toksisitas akut (LC50) limbah pengeboran minyak bumi terhadap Daphnia magna. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), 3(1), 272-284. https://doi.org/https://doi.org/10.36813/jplb.3.1.272-284
Section
Articles