Hubungan persepsi masyarakat pesisir tentang KKLD dan partisipasi masyarakat pesisir terhadap pengelolaan KKLD Lampung Barat

  • Ade Suryanda Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Ratna Komala Program Studi Biologi, Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Riza Fahlevi Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, Indonesia
Keywords: MMA, coastal community, perception, participation

Abstract

Coastal and marine ecosystems are productive ecosystems. Socioeconomically, coastal communities rely heavily on the utilization of existing resources in their region. Increased coastal community activity may affect the viability and balance of future resource requirements. This research aimed to determine the relation of coastal community perception about Marine Management Area (MMA) and coastal community participation with management of West Lampung MMA. The sample of this research were 248 respondents. Sampling used convenience sampling technique. Data collection was done by using perception questionnaire and participation then analysed by prerequisite test. Prerequisite test results showed normal and homogeneous distributed data with regression equation of Ŷ = 28,478 + 0,667X. Calculation of correlation coefficient showed the value of rxy = 0.582, it means that the strength of the relationship between variables x and y was categorized as intermediate. There was a positive correlation between the perception of coastal community about MMA and the participation of coastal communities with management of West Lampung MMA.

References

Adhian, Suprapto D dan Purwanti F. 2014. Persepsi dan partisipasi nelayan dalam pengelolaan kawasan laut daerah Ujungnegoro-Roban Kabupaten Batang. Management of Aquatic Resources 3(3):28-33.
Arikunto S. 2008. Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta. Jakarta.
Ayunita DNND dan Hapsari TD. 2012. Analisis persepsi dan partisipasi masyarakat pesisir pada pengelolaan KKLD Ujungnegoro, Kabupaten Batang. SEPA 9(1):117-124.
Baba S, Isbandi, Mardikanto T dan Waridin. 2011. Pengaruh persepsi dan tingkat partisipasi dalam penyuluhan terhadap kinerja usaha peternak sapi perah di Kabupaten Enrekang [Prosiding]. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 208-216.
[BPS] Badan Pusat Statistik Kabupaten Lampung Barat. 2018. Kabupaten Pesisir Barat dalam angka 2018. BPS Kabupaten Lampung Barat. Lampung Barat.
[Diskominfo] Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pesisir Barat. 2020. Profil Kabupaten Pesisir Barat [internet]. Tersedia di: https://pesisirbarat kab.go.id/profil.
Haryanto AKP dan Sriyono. 2015. Hubungan tingkat pendidikan terhadap partisipasi petani dalam sapta usaha tani di desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal Tahun 2014. Edu Geography 3(3):7-14.
KepDirJen KP3K (Keputusan Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil) Nomor Kep. 44/KP3K/2012 tentang pedoman teknis evaluasi efektivitas pengelolaan kawasan konservasi perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil.
Mamuko F, Walangitan H dan Tilaar W. 2016. Persepsi dan partisipasi masyarakat dalam upaya rehabilitasi hutan dan lahan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Eugenia 22(2):80-91.
Mardijono. 2008. Persepsi dan partisipasi nelayan terhadap pengelolaan kawasan konservasi laut Kota Batam [Tesis]. Program Studi Magister Manajemen Sumberdaya Pantai, Program Pascasarjana, Universitas Diponegoro. Semarang.
Monica YF dan Fauziah L. 2017. Partisipasi perempuan dalam pembangunan desa di Kecamatan Candi. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik 5(2):217-228.
Mubarak Z. 2010. Evaluasi pemberdayaan masyarakat ditinjau dari proses pengembangan kapasitas pada kegiatan PNPM mandiri perkotaan di Desa Sastrodirjan, Kabupaten Pekalongan [Tesis]. Program Studi Magister Teknik Pembangunan Wilayah dan Kota, Program Pascasarjana, Universitas Dipenogoro. Semarang.
Muchlas M. 2005. Perilaku organisasi. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Nur F, Bulkis S dan Naping H. 2011. Partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan infrastruktur desa, studi kasus: program alokasi dana desa di Desa Bialo, Kabupaten Bulukumba. Jurnal Pasca UNHAS 1-8.
Nurhidayat. 2012. Persepsi siswa SMP Putra Bangsa terhadap perilaku merokok di Kelurahan Kemiri Muka, Depok [Skripsi]. Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia. Depok.
Saptorini. 2003. Persepsi dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan konservasi hutan mangrove di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak [Tesis]. Program Studi Magister Manajemen Sumberdaya Pantai, Program Pascasarjana, Universitas Diponegoro. Semarang.
Suroso H, Hakim A dan Noor I. 2014. Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan di Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Wacana 17 (1):7-15.
Sutami. 2009. Partisipasi masyarakat pada pembangunan prasarana lingkungan melalui program pemberdayaan masyarakat kelurahan (PPMK) di Kelurahan Marunda, Jakarta Utara [Tesis]. Program Studi Magister Teknik Pembangunan Wilayah dan Kota, Program Pascasarjana, Universitas Diponegoro. Semarang.
UU (Undang-Undang) Nomor 22 Tahun 2012 tentang pembentukan Kabupaten Pesisir Barat di Provinsi Lampung.
Published
2020-04-27
How to Cite
Suryanda, A., Komala, R., & Fahlevi, R. (2020). Hubungan persepsi masyarakat pesisir tentang KKLD dan partisipasi masyarakat pesisir terhadap pengelolaan KKLD Lampung Barat. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), 4(1), 410-423. https://doi.org/https://doi.org/10.36813/jplb.4.1.410-423
Section
Articles