Publication Ethics

ETIKA PUBLIKASI JPLB

Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (JPLB) / Journal of Environmental Sustainability Management (JESM) berkomitmen untuk menerapkan etika dengan standar yang tinggi dalam kegiatan publikasi jurnal ilmiah. JPLB memastikan tidak terjadinya berbagai malpraktek publikasi.  Seluruh naskah yang dikirimkan pengarang/penulis untuk dipublikasikan harus merupakan naskah hasil penelitian asli penulis yang mewakili kontribusi masing-masing penulis, tidak menjiplak atau meniru karya pihak lain, serta belum pernah dipublikasikan dimanapun.

Semua naskah yang diserahkan akan diperiksa oleh perangkat lunak anti plagiarisme. Naskah yang terdeteksi melakukan plagiarisme atau memiliki tingkat similaritas di atas 20% tidak dapat melangkah ke proses penerbitan berikutnya, kecuali dengan syarat melakukan perbaikan pada naskahnya. JPLB berkomitmen tinggi untuk menentang praktek-praktek plagiarisme dan menciptakan jurnal ilmiah yang berkualitas tinggi, memberikan wawasan dan pengetahuan, inovatif dan berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan tekonologi dan industri (iptekin),  kredibel dan tidak memihak.

Etika publikasi ilmiah yang dianut oleh Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (JPLB) / Journal of Environmental Sustainability Management (JESM) didasarkan kepada Committe on Publication Ethics (COPE) yang sudah diadopsi dalam Peraturan Kepala LIPI Nomor 5 Tahun 2014 tentang Kode Etika Publikasi Ilmiah dan tercantum dalam Pedoman Akreditasi Jurnal Tahun 2018 yang diterbitkan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Etika publikasi ilmiah berfungsi sebagai acuan kendali pengelolaan dalam pelaksanaan kegiatan publikasi jurnal ilmiah. Di dalamnya terdapat kode etik bagi semua pihak yang terlibat dalam proses publikasi jurnal ilmiah meliputi pengelola, editor, mitra bestari, dan pengarang/penulis. Etika publikasi ini juga membimbing pihak-pihak tersebut di atas sekaligus sponsor/pihak ketiga untuk senantiasa mematuhi kode etik, mengikuti standar, dan menerima tanggung jawab praktik-praktik pengelolaan publikasi ilmiah yang baik dalam sistem publikasi jurnal ilmiah.

Hasil proses publikasi yang baik adalah jurnal ilmiah yang diterima untuk dipublikasikan, telah melalui proses pemeriksaan dan terpercaya dengan ciri: (1) mengandung penemuan, fakta, atau fenomena ilmiah asli yang signifikan untuk kemajuan iptekin; (2) mengandung penemuan, fakta, dan fenomena yang ditulis dengan bahasa ilmiah yang dipahami oleh komunitas ilmiah; dan (3) mengkomunikasikan hasil penelitian secara utuh, menyeluruh, dan padat.

Etika publikasi JPLB pada intinya menjunjung tiga nilai etik dalam publikasi, yaitu (i) Kenetralan, yakni bebas dari pertentangan kepentingan dalam pengelolaan publikasi; (ii) Keadilan, yakni memberikan hak kepengarangan kepada yang berhak sebagai pengarang/penulis; dan (iii) Kejujuran, yakni bebas dari duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme (DF2P) dalam publikasi.

Tugas dan tanggung jawab pihak-pihak yang terlibat dalam proses publikasi jurnal ilmiah, diantaranya;

Pengelola Jurnal

  1. Menentukan nama jurnal, lingkup keilmuan, keberkalaan, dan pengajuan akreditasi.
  2. Menentukan keanggotaan dewan editor.
  3. Mendefinisikan hubungan antara penerbit, editor, mitra bestari, dan pihak lain dalam suatu kontrak.
  4. Membuat panduan aturan dan etika berperilaku bagi editor dan mitra bestari.
  5. Mempublikasikan jurnal secara teratur dan rutin.
  6. Menghargai hal-hal yang bersifat rahasia, baik untuk peneliti yang berkontribusi, pengarang/penulis, editor, maupun mitra bestari.
  7. Menerapkan norma dan ketentuan mengenai hak atas kekayaan intelektual, khususnya hak cipta.
  8. Menelaah kebijakan jurnal dan menyampaikannya kepada penulis, dewan editor, mitra bestari, dan pembaca.
  9. Membangun jaringan kerja sama dan pendistribusian JPLB dengan lembaga penelitian, instansi terkait, atau pihak lainnya.
  10. Mempersiapkan perizinan dan aspek legalitas lainnya.
  11. Menjamin ketersediaan sumber dana untuk keberlanjutan penerbitan jurnal.

Editor Jurnal

  1. Mempertemukan kebutuhan pembaca dan pengarang/penulis.
  2. Mengupayakan peningkatan mutu publikasi secara berkelanjutan.
  3. Menerapkan proses untuk menjamin mutu karya tulis yang dipublikasikan.
  4. Bertanggung jawab terhadap gaya dan format karya tulis, sedangkan isi dan segala pernyataan dalam karya tulis adalah tanggung jawab pengarang/penulis.
  5. Memutuskan layak/tidaknya karya tulis untuk dipublikasikan.
  6. Mendorong pengarang/penulis supaya dapat melakukan perbaikan karya tulis hingga layak terbit.
  7. Memelihara integritas rekam jejak akademik pengarang/penulis.
  8. Mengedepankan kebebasan berpendapat secara objektif.
  9. Memiliki pikiran terbuka terhadap pendapat baru atau pandangan orang lain yang mungkin bertentangan dengan pendapat pribadi.
  10. Tidak mempertahankan pendapat sendiri, pengarang atau pihak ketiga yang dapat mengakibatkan keputusan tidak objektif.
  11. Menyampaikan koreksi, klarifikasi, penarikan, dan permintaan maaf apabila diperlukan.
  12. Mendukung inisiatif untuk mendidik peneliti tentang etika publikasi.
  13. Secara aktif meminta pendapat pengarang, pembaca, mitra bestari, dan anggota dewan editor untuk meningkatkan mutu publikasi.
  14. Mendorong dilakukannya penilaian terhadap jurnal apabila ada temuan.
  15. Mengkaji efek kebijakan terbitan terhadap sikap pengarang/penulis dan mitra bestari serta memperbaikinya untuk meningkatkan tanggung jawab dan memperkecil kesalahan.
  16. Mendukung inisiatif untuk mengurangi kesalahan penelitian dan publikasi dengan meminta penulis melampirkan formulir ethical clearance yang sudah disetujui oleh Komisi ethical clearance.

Mitra Bestari (Peer-Reviewer)

  1. Mendapat tugas dari editor untuk menelaah karya tulis dan menyampaikan telaahnya kepada editor, sebagai bahan penentuan kelayakan suatu karya tulis untuk diterbitkan.
  2. Melakukan penelaahan secara tepat waktu sesuai dengan gaya selingkung jurnal atau standar yang telah ditentukan (Template dan/atau Panduan Penulisan JPLB) dan berdasarkan kaidah ilmiah (pendahuluan, metode pengumpulan dan analisis data, hasil dan pembahasan, serta penarikan kesimpulan).
  3. Menelaah kembali karya tulis yang telah diperbaiki sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
  4. Mendorong pengarang/penulis untuk memperbaiki naskahnya dengan memberikan kritik, saran, masukan dan rekomendasi.
  5. Tidak melakukan telaah terhadap karya tulis yang melibatkan dirinya, baik secara langsung maupun tidak.
  6. Menjaga privasi atau kerahasiaan pengarang/penulis dengan tidak menyebarluaskan hasil koreksi, saran dan rekomendasi atas naskah yang ditelaah.

 Pengarang/Penulis

  1. Memastikan bahwa nama-nama yang tercantum dalam daftar pengarang/penulis memenuhi kriteria sebagai pengarang/penulis dan sesuai dengan urutan kontribusinya (hasil persetujuan seluruh anggota).
  2. Memastikan sekaligus Membuat Pernyataan bahwa karya tulis yang diserahkan untuk diterbitkan adalah asli, belum pernah dipublikasikan di manapun dalam bahasa apapun, dan tidak sedang dalam proses pengajuan ke penerbit lain.
  3. Memberikan pernyataan asal sumber daya (termasuk pendanaan), baik secara langsung maupun tidak langsung.
  4. Bertanggung jawab secara kolektif terhadap pekerjaan dan isi dari naskah, meliputi metode, analisis, hasil dan pembahasan, serta kesimpulan.
  5. Menjelaskan keterbatasan-keterbatasan dalam penelitian.
  6. Menanggapi komentar yang dibuat oleh mitra bestari secara profesional dan tepat waktu.
  7. Memberitahukan dengan segera kepada editor/penerbit apabila ada kesalahan dalam naskah.
  8. Menginformasikan kepada editor jika akan menarik kembali naskahnya